Apa perbedaan surat undangan resmi dan tidak resmi?

2 min read

Apa perbedaan surat undangan resmi dan tidak resmi?

Pertanyaan dari: djaruum

Mata Pelajaran: B. Indonesia

Tingkat Pendidikan: Sekolah Dasar

Pertanyaan: Apa perbedaan surat undangan resmi dan tidak resmi?

Status Pertanyaaan: terjawab • terverifikasi oleh ahli

Jawaban dari Pengguna Brainly

Pembahasan

A. Surat pribadi

Surat pribadi adalah aurat yang ditulis seseorang kepada orang lain untuk memberi kabar atau informasi. Surat pribadi hanya ditujukan pada seseorang.

Tujuan Surat Pribadi (Tidak Resmi)

Sebagai pemberi informasi suatu kabar
Sebagai alat komunikasi jauh kepada seseorang.
Sebagai penyampaian ekspresi berupa perasaan pada orang tersebut.

Ciri-Ciri Surat Pribadi (Tidak Resmi)

Menggunakan kata sapaan secara umum. Seperti “Hai, Bagaimana kabarmu?”
Bahasa yang digunakan ialah bahasa sehari-hari, tidak bergantung pada bahasa baku atau EYD.
Kata ganti orang yang digunakan adalah “Aku” dan nama orang.
Tidak perlu kop surat, hal ataupun unsur unsur pada surat resmi yang tidak tercantum.
Diawali dengan sapaan dan pembicaraan terlebih dahulu, baru membahas isi.

Syarat Surat Pribadi

Formatnya tidak terikat atau bebas.
Hal yang disampaikan digunakan bahasa sehari-hari, penjelasan ekspresi, dan agak berbelit.
Bahasa yang digunakan tiidak resmi, tidak sesuai EYD dan disesuaikan dengan bahasa sehari-hari.

Unsur-Unsur Surat Pribadi (Tidak Resmi)

Tempat dan tanggal pembuatan surat

Tempat dan tanggal surat terletak di sebelah kiri paling atas. Berisi tempat (daerah) dan tanggal pembuatan surat.

Alamat penerima

Alamat penerima berisi nama seseorang yang menjadi tujuan dalam pengiriman surat.

Mencantumkan kata sapaan

Kata sapaan berisi sapaan kepada orang yang kita tuju. Contohnya, hai Rani!.

Paragraf pembuka

Berisi pengenalan topik dalam teks. Biasanya merupakan pengalaman.

Isi surat

Berisi hal yang ingin kita sampaikan kepada orang tersebut.

Penutup Surat

Bagian penutup berisi sebuah harapan atau ucapan terima kasih kepada orang yang dituju. Hal ini untuk membuat komunikasi lebih akrab.

Nama penulis dan tanda tangan

Terletak di sebelah kanan paling bawah dari surat. Sebagai bukti nama pengirim surat.

B. Surat Dinas (Resmi)

Surat dinas adalah surat yang diterbitkan oleh pemerintah, instansi swasta, organisasi resmi.

Fungsi Surat Dinas (Resmi)

  • Sebagai surat pengambilan izin dan keputusan.
  • Sebagai arsip penting instansi tertentu.
  • Sebagai bukti kegiatan perkembangan suatu instansi.
  • Sebagai surat perjanjian.
  • Sebagai himbauan kepada masyarakat.

Ciri Surat Dinas (Resmi)

  • Nama instansi atau lembaga tertulis di bagian kop surat.
  • Tercantum kode surat.
  • Terdapat salam pada pembuka ataupun penutup.
  • Pemakaian bahasa baku atau resmi sesuai EYD.
  • Terdapat tanda bukti instansi berupa stempel.

Syarat Surat Dinas (Resmi)

Format surat dinas sesuai dengan unsurnya.
Hal yang disampaikan dicantumkan secara singkat, jelas, dan padat.
Bahasa yang digunakan adalah bahasa baku atau resmi, tidak terbeli-belit, dan sopan.

Unsur-Unsur Surat Dinas (Resmi)

Kop atau kepala surat

Kop surat terletak pada bagian teratas dalam surat dinas. Kop surat mengandung nama instansi, alamat serta logo instansi.

Tanggal surat

Terletak di sebelah kiri bawah kop surat. Mengandung tanggal pembuatan surat.

Nomor surat

Terletak di sebelah kanan bawah kop surat. Mengandung nomor berisi kode pembuatan, tanggal dan tahun.

Lampiran

Lampiran berupa lembar tambahan sebagai penjelasan dari lembar pertama (surat). Namun, bila tidak ada diberi tanda strip (-).

Hal atau Perihal

Perihal berisi tentang hal yang ingin disampaikan. Misal pemberian izin, permohonan peresmian, permohonan kerja sama dsb.

Alamat yang dituju

Alamat berisi tujuan surat yang akan dikirimkan.

Salam pembuka

Salam pembuka berisi salam sebagai awal pembukaan surat, misal “Assalamu’alaikum Wr. Wb.”, “Selamat pagi dan salam sejahtera”.

Isi Surat

Isi surat mengandung inti pembahasan penerbitan surat kepada instansi yang dituju.

Salam penutup

Salam penutup berisi salam yang menandakan telah selesainya isi surat. Misalnya “Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikan untuk dilaksanakan.”

Jabatan pengirim surat

Pengirim surat beserta jabatannya ditulis di sebelah kiri bawah dari salam penutup.

Tembusan

Pengirim surat mendapat tebusan pengiriman sebagai bukti kebenaran surat. Misal tembusan dari Kepala sekolah, ketua RT, Lurah, Walikota.

Perbedaan Surat Dinas dan Surat Pribadi

Surat dinas bersifat resmi, sedangkan surat pribadi tidak resmi.
Surat dinas memiliki format, sedangkan surat pribadi berformat bebas.
Surat dinas menggunakan bahasa yang formal, sedangkan surat pribadi non formal.
Surat dinas dibuat oleh instansi, sedangkan surat pribadi dibuat oleh perorangan.
Surat dinas untuk kepentingan instansi, sedangkan surat pribadi untuk kepentingan sendiri.

Detil Jawaban

Mapel : Bahasa Indonesia

Kelas : IV

Bab : 2

Materi : Cara menulis surat pribadi dan surat dinas petunjuk penggunaan alat

Kode Kategorisasi : 4.1.2

Kata Kunci : Surat DInas, Surat Pribadi, Menulis surat dinas dan pribadi