Asuransi Total Bersama

1 min read

Asuransi Sinar Mas

Asuransi Total Bersama. Walau masih berumur muda dan langsung mendapatkan penekanan wabah Covid-19, perusahaan asuransi umum PT Asuransi Keseluruhan Bersama (TOB Insurance) terlihat mampu menjaga perkembangan performa.

Berdasar neraca keuangan TOB Insurance yang dipublikasi di Harian Usaha Indonesia, salah satunya tanda ini terlihat dari segi asset yang sukses capai Rp744,73 miliar, terdaftar tumbuh 29,6 persen (year-on-year/yoy) daripada tahun kemarin.

Terdiri asset investasi Rp449,79 miliar yang naik 29,4 persen (yoy) dan asset bukan investasi Rp294,93 miliar yang naik 30,1 persen (yoy). Sebagai perbedaan, asset TOB Insurance pada 2019 baru Rp421,96 miliar, selanjutnya naik jadi Rp574,26 miliar pada 2020.

Jumlah premi neto perusahaan yang layani produk asuransi kendaraan motor, harta benda, kecelakaan diri, pengiriman, dan bermacam ini naik dari Rp206,48 miliar jadi Rp339,88 miliar. Penghasilan underwriting juga naik dari Rp133,95 miliar jadi Rp222,33 miliar.

Walau jumlah beban claim neto naik dari Rp62,59 miliar jadi Rp92,69 miliar, hasil underwriting terdaftar bisa naik berarti dari Rp71,36 miliar jadi Rp129,63 miliar.

Melalui performa underwriting positif ini, TOB Insurance terlihat dapat lebih fleksibel tingkatkan elemen beban usaha seperti marketing, karyawan, dan sebagainya, tanpa kurangi kekuatan cuan.

Persisnya, keuntungan usaha asuransi naik 91 persen (yoy) capai Rp26,29 miliar, sementara keuntungan sesudah pajak naik 54 persen (yoy) jadi Rp19,61 miliar dari mulanya Rp12,73 miliar. Keuntungan ini terdaftar sudah tutup rugi bersih tahun awal TOB Insurance bekerja, yang saat itu minus Rp7,67 miliar.

Akan tetapi, tingkat solvabilitas alias risk based capital (RBC) TOB Insurance terdaftar turun dari 386 persen jadi 237 persen, khususnya karena kenaikan modal minimal berbasiskan resiko (MMBR). Adapun, rasio likuiditas masih 225 persen, rasio kecukupan investasi 124 persen, dan rasio beban pada premi neto 98 persen.

Sebagai info, TOB Insurance memperoleh ijin operasional Kewenangan Jasa Keuangan (OJK) pada 10 Januari 2019, buah kerjasama PT Daya Adicipta Mustika (Daya Grup) yang disebut sisi dari Triputra Grup garapan Theodore Permadi Rachmat dan PT Ananta Handal Sempurna garapan Anton Setiawan yang disebut pendiri Tunas Grup.

Sekarang ini, ke-2 substansi juga masih kelihatan terang tempatkan beberapa punggawanya di TOB Insurance, persisnya melalui Komisaris Tunas Grup alias Tunas Ridean (TURI) Hong Anton Leoman sebagai Komisaris Khusus, dan CEO Daya Grup Krisgianto Lilikwargawidjaja sebagai Komisaris.

Terbaru, pemilikan saham TOB Insurance 25 persen digenggam PT Setuju Terus Bersama, sementara Daya Grup dan Ananta Handal Sempurna sama menggenggam 15 persen, Hong Anton Leoman 7,75 persen, dan pemegang saham yang lain dengan pemilikan 7 persen capai 37,25 persen.

Advertisement