Cara Hidup Echinodermata

Bantuin Share Yuk!

Hewan yang hanya muncul di layar televisi dan restoran adalah deskripsi yang amat cocok untuk hewan echinodermata. Apakah anda tahu dimana dan bagaimana hewan tersebut menjalani kehidupannya? Cara hidup echinodermata ini memang belum banyak diketahui banyak orang, tetapi anda berhak tahu dengan membaca artikel ini.

Cara Hidup Echinodermata
Cara Hidup Echinodermata

Dimana Habitat dan Bagaimana Cara Echinodermata Bertahan Hidup?

Mengetahui habitat echinodermata menjadi kunci bagaimana cara hidup hewan tersebut. Adapun habitat pertama dari hewan ini adalah di laut terdingin dan terpanas di dunia. Hal ini sesuai dengan cara hidup hewan ini yaitu dengan memiliki kemampuan mentolelir rentang temperatur.

Di pantai berbatu maupun berpasir, echinodermata memiliki cara tersendiri untuk mempertahankan kehidupannya. Bintang laut dan bulu babi dapat melekat pada daerah berbatu, atau juga bisa mengubur diri apabila hidup di daerah berpasir. Sedangkan terimpang biasanya akan didapati bersembunyi apabila hidup di pantai berbatu.

Dampak Untuk Ekosistem dari Cara Hidup Echinodermata

Hewan dari filum Echinodermata dikenal dengan ciri khasnya yang memiliki kulit berduri. Sekalipun beberapa jenisnya tidak memiliki duri tajam dan kaku, namun Anda akan menemukan kulit kasar dengan lempengan zat kapur dan duri kecil saat merabanya. Ternyata, dampak positif dari echinodermata sangatlah beragam dan berdampak besar pada kehidupan manusia.

Dengan kata lain, cara hidup filum dan habitat echinodermata sangatlah berpengaruh terhadap keseimbangan ekosistem. Lalu, apa saja mpak potsitif dari echinodermata tersebut?

1. Sebagai bahan makanan

Meski tak begitu populer sebagai komoditas bahan pangan, beberapa negara di dunia menganggap hewan dari filum ini merupakan salah satu santapan yang lezat. Memang, jika dibandingkan dengan filum Krustasea (udang-udangan), binatang dari kelompok Echinodermata masih kalah pamor. Namun, di negera tertentu seperti Jepang, Spanyol, Peru, dan Perancis, masyarakat sangat menyukainya.

2. Sebagai bahan obat dan model penelitian

Beberapa hewan dari kelompok ini juga kerap dijadikan bahan pembuatan obat-obatan dan model penelitian untuk beberapa terobosan lanjutan. Beberapa spesies Echinodermata yang telah memberikan sumbangsih pada pengobatan dan penelitian ilmiah antara lain:

  1. Senyawa yang terdapat pada racun teripang dimanfaatkan untuk pengobatan kanker karena mampu memperlambat pertumbuhan sel tumor
  2. Landak laut dijadikan model untuk mempelajari tentang mekanisme pembuahan dan aktivasi telur, meliputi proses fisiologis dari awal pengembangan serta pengaturan diferensiasi ketika pembentukan embrio awal
  3. Perkembangan dan pelestarian embrio landak laut dijadikan sebuah studi biokimia untuk menguji beberapa penemuan besar dan menjadi dasar molekul perkembangan awal

3. Peranan ekologis

Dalam ekologi, Echinodermata memainkan peranan yang cukup penting bagi kelestarian ekosistem dan menjaga keseimbangannya. Beberapa contoh dampak positif dari echinodernata bagi ekosistem dapat Anda temukan melalui hal-hal berikut ini.

  1. Beberapa spesies Echinodermata seperti teripang dan pasir dolar menggali ke dalam pasir laut yang secara alamiah menyediakan oksigen lebih banyak bagi kehidupan di dasar laut agar organisme yang tinggal di sana dapat tumbuh dan berkembang dengan baik
  2. Keberadaan bintang laut membantu mencegah pertumbuhan alga pada terumbu karang, sehingga memberi kesempatan pada karang agar lebih mudah menyaring makanannya
  3. Teripang menyediakan lokalisasi dalam bentuk habitat yang pas untuk beberapa parasit, seperti cacing, siput, hingga kepiting
  4. Dalam peranannya dalam rantai makanan, Echinodermata memberikan sumbangsih yang besar karena kerap menjadi makanan pokok dari banyak hewan lain, tak terkecuali bagi berang-berang laut
  5. Masih mengenai rantai makanan, spesies Echinodermata juga merupakan pemakan rumput laut, sehingga bisa membantu menyeimbangkan ekosistem laut

Itulah cara hidup echinodermata dan bagaimana dampaknya untuk ekosistem. Betapa pentingnya keseimbangan ekosistem berkat adanya echinodermata. Hal ini lah yang menjadi salah satu alasan mengapa manusia harus bisa melestarikan tempat tinggal echinodermata dari kerusakan.


Bantuin Share Yuk!

Tinggalkan komentar