Fungsi Jaringan Meristem

Bantuin Share Yuk!

Jaringan meristem merupakan sekelompok sel dengan karakteristik dan fungsi yang sama dalam tumbuhan dan aktif membelah. Sel-sel tersebut bergerak dengan membelah diri secara mitosis dan kontinyu. Sehingga turut menambah jumlah sel dalam tumbuhan. Agar lebih bisa memahaminya secara utuh, kenali fungsi jaringan meristem melalui uraian singkat di bawah ini.

Fungsi Jaringan Meristem
Fungsi Jaringan Meristem
Apa fungsi jaringan meristem apikal?

Fungsi jaringan meristemapikal

Fungsi dan Macam Jaringan Meristem pada Tumbuhan

Aktifnya sel dalam jaringan meristem untuk membelah diri membawa efek dalam menghasilkan jaringan lain. Ada beberapa ciri jaringan meristem yang patut Anda ketahui, yakni:

  1. Terdiri atas bentuk dan ukuran sel yang sama, dengan satu inti sel berukuran lebih besar
  2. Memiliki dinding sel yang tipis
  3. Sel dalam jaringan meristem dipenuhi dengan protoplasma
  4. Isi sel tidak mengandung zat makanan
  5. Sel muda yang aktif membelah dan berukuran kecil

Jaringan meristem sendiri terbagi menjadi beberapa kategori. Perbedaan ini didasarkan pada beberapa hal. Berikut macam jaringan meristem pada tumbuhan.

  • Jaringan meristem, menurut asalnya terbagi atas dua macam, yakni jaringan meristem primer dan sekunder

1. Fungsi jaringan meristem primer

Meristem primer terdiri atas jaringan muda. Jaringan ini berasal dari perkembangan sel embrionik nan aktif membelah diri. Biasanya jaringan ini terdapat di ujung akar maupun ujung batang. Fungsi adanya jaringan meristem primer adalah membuat batang dan akar tumbuhan terus bertambah panjang seiring jumlahnya yang terus berkembang.

Pertumbuhan ini merupakan salah satu jenis pertumbuhan primer yang berasal dari promeristem. Menurut pendapat Haberland, promeristem ini berkembang membentuk bakal epidermis atau protoderm. Selanjutnya, protoderm berkembang menjadi prokambium, dan berlanjut menjadi meristem dasar.

Baca Juga :  Letak Jaringan Meristem

2. Fungsi jaringan meristem sekunder

Meristem sekunder terdiri atas jaringan dewasa yang telah terhenti pertumbuhannya. Namun, jaringan ini kembali pada fase embrional lagi. Jaringan jenis ini biasanya banyak ditemukan di antara jaringan xilem dan floem pada tumbuhan. Jaringan meristem sekunfer terdiri atas kambium serta kambium gabus.

Kambium terletak pada bagian akar serta batang tumbuhan dikotil dan semua jenis tumbuhan terbuka. Sedangkan kambium gabus terletak pada bagian batang yang terus membentuk jaringan gabus yang sulit, bahkan tak bisa dilewati air. Fungsi adanya jaringan meristem sekunder adalah menjadikan tumbuhan semakin membesar.

  • Menurut letaknya, jaringan meristem mencakup 3 kategori, yakni meristem apikal, interkalar dan lateral.

3. Fungsi jaringan meristem apikal

Jaringan meristem apikal kerap kali disebut dengan jaringan meristem ujung karena letaknya berada pada ujung tanaman, seperti di pucuk batang, pucuk cabang, ataupun ujung akar. Fungsi adanya jaringan ini adalah sebagai penunjang untuk menambah pertumbuhan tanaman agar meninggi dan membantu penyebaran kanopi pada cabang dan ranting.

Pertumbuhan jaringan meristem apikal memungkinkan sel terus berkembang dan tumbuhan terus memanjang. Keberadaan jaringan ini juga bisa ditelusuri dari bertambahnya jangkauan penyerapan makanan akibat akar yang terus memanjang.

4. Fungsi jaringan meristem interkalar

Jaringan ini disebut pula sebagai jaringan meristem antara karena letaknya berada di antara jaringan dewasa, seperti pangkal ruas batang, pangkal tangkai ranting, dll. Fungsi jaringan meristem pada tumbuhan adalah untuk menopang pertambahan tinggi tanaman seiring petumbuhannya yang bertambah cepat di 2 ujung apikal.

Baca Juga :  Fungsi Xilem dan Floem

5. Fungsi jaringan meristem lateral

Jaringan meristem lateral kerap pula disebut sebagai mesristem samping karena letaknya sejajar dengan permukaan organ. Gunanya untuk memperbesar diameter pada batang dan akar tanaman. Pertumbuhan ini dinamakan pertumbuhan sekunder.

Baca Juga :  Bagian-Bagian Akar Padi

Fungsi jaringan meristem memang beragam dan memegang peranan krusial pada pertumbuhan tanaman. Hingga kini belum ditemukan fungsi jaringan meristem pada hewan. Namun, ada jaringan yan berperan serupa pada hewan vertebrata dan manusia, yakni jaringan meristematik.

Baca artikel lainnya yang berkaitan :


Bantuin Share Yuk!

Tinggalkan Balasan