Fungsi Xilem dan Floem

1 min read

Fungsi Xilem dan Floem

Tumbuhan memiliki beberapa jaringan penting yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya xilem dan floem. Kedua jaringan ini memiliki peran yang sangat vital bagi tumbuh kembang tumbuhan tersebut, lantas apa saja fungsi xilem dan floem pada tumbuhan serta apa manfaatnya?

Fungsi Xilem dan Floem
Fungsi Xilem dan Floem

Xilem dan Floem termasuk ke dalam jaringan pengangkut pada struktur morfologi tumbuhan, jaringan pengangkut merupakan jaringan yang berfungsi sebagai alat transportasi hasil dari asimilasi daun hingga ke seluruh bagian tumbuhan, mulai dari pengangkutan air hingga garam mineral.

Fungsi Xilem dan Floem pada Daun

Xilem berfungsi sebagai tempat dan alat untuk mengangkut air beserta zar mineral, proses pengangkutan dimulai dari akar hingga menuju bagian daun. Susunan xilem terdiri atas sebuah jaringan kompleks, dari berbagai macam bentuk sel, baik sel yang sudah mati maupun sel yang masih hidup.

Namun, sel yang menyusun xilem yang sudah mati beserta membran sel tebal serta memiliki kandungan lignin, dengan kata lain selain sebagai alat pengangkut Xilem juga berfungsi sebagai jaringan penguat. Unsur utama jaringan ini adalah Trakeid, Trakea dan Parenkim Xilem, masing-masing penyusun memiliki struktur susunan tersendiri.

Sementara itu, jaringan floem pada tumbuhan memiliki fungsi sebagai alat untuk menyebarkan dan mengangkut zat makanan sebagai hasil fotosintesis pada bagian lain yang terletak di bawahnya. Floem tersusun dari jaringan yang sifatnya sangat kompleks dan terdiri dari aneka ragam bentuk sel.

Sel penyusun floem diantaranya adalah, sel penyerta, sel tapis, kulit kaytu, sel parenkim kulit kayu dan sel serabut. Pada proses pencangkokak tumbuhan, jaringan floem biasanya harus dikupas terlebih dahulu sampai habis. Hal ini dikarenakan agar zat makanan dapat tertimbun di bagian tersebut.

Jaringan floem terdiri dari unsur tapis, sel albumin, parenkim floem, sel pengantar dan serat-serat floem. Beragam unsur tersebut memiliki fungsi yang berbeda sesuai dengan tempatnya pada floem, kemudian berdasarkan letaknya, fungsi xilem dan floem memiki banyak variasi berkas pengangkut yang terdiri dari kolateral, konsentris dan radial.

Fungsi Xilem dan Floem pada Batang

Keterkaitan antara dua jenis media pengangkut ini menjadi fungsi utama xilem dan floem, berfungsi mengangkut air dan zat hara tanah mulai dari akar ke daun. Sementara, floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan.

Di dalam xilem, air diserap oleh rambut-rambut akar yang kemudian masuk ke sel epidermis lewat proses yang dinamakan osmosis. Jika sudah, air akan naik melalui korteks lalu ke endodermis dan perisikel. Air kemudian masuk ke jaringan xilem yang berada di akar, setelah itu akan bergerak ke xilem yang berada di batang dan xilem daun.

Kemudian floem mulai bekerja jika proses fotosintesis sudah mengeluarkan hasil, pengangkutan hasil fotosintesis ke seluruh tubuh tumbuhan terjadi melalui pembuluh floem. Floem akan mengangkut nutrisi hasil fotosintesis berupa gula dan asam amino ke seluruh tubuh tumbuhan tersebut.

Fungsi Xilem dan Floem pada Akar

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, xilem dan floem memiliki keterikatan yang sangat amat kuat dalam proses tumbuh kembang tumbuhan. Xilem pada akar befungsi untuk menampung air beserta zat mineral yang diambil dari dalam tanah untuk di bagian ke batang dan daun tumbuhan.

Penjelasan singkat diatas merupakan sedikit pengertian mengenai fungsi xilem dan floem yang terdapat di batang, daun dan akar. Sebagian kecil manfaat yang diberikan kedua alat pengangkut ini menjadi peran vital keduanya pada pertumbuhan tumbuhan.

Bagian Bagian Akar

Febby Setiandini
4 min read

Jaringan Gabus

Febby Setiandini
2 min read

Jaringan Meristem

Febby Setiandini
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.