Jaringan Meristem

Bantuin Share Yuk!

Jaringan Meristem – Apa yang kamu ketahui tentang jaringan meristem? Apa itu jaringan meristem? kami akan menjawab pertanyaan anda ke dalam artikel di bawah ini. Simak baik-baik ya! 

Jaringan Meristem

Pengertian Jaringan Meristem

Mengutip buku Biologi untuk SMA/MA Kelas XI oleh R. Gunawan Susilowarno dkk (2007 : 33), jaringan meristem atau jaringan muda adalah jaringan yang sel-selnya selalu aktif membelah. Nantinya, sel-sel hasil pembelahan jaringan ini akan mengalami pendewasaan dan diferensiasi membentuk berbagai jaringan lain yang memiliki fungsi tertentu.

Meski demikian pada kondisi tertentu, jaringan meristem tidak selalu membelah, tergantung lingkungan, keterbatasan air, suhu udara, ataupun faktor-faktor lainnya.

Dikutip dari buku Biologi 2 SMA dan MA untuk Kelas XI oleh Diah Aryulina, dkk (2004: 36), ada bagian meristem yang tetap mempertahankan sifatnya sebagai jaringan muda selamanya sehingga menjadi bagian yang berbeda. Sementara itu, pada waktu bersamaan, bagian meristem yang lain akan menambah sel-sel baru ke bagian tumbuhan yang lainnya.

Ciri ciri jaringan meristem

Jaringan meristem berada pada bagian tumbuhan yang masih muda seperti pada ujung-ujung akar dan batang. 

Jaringan meristem tersusun dari sel-sel muda yang berbentuk sama kecil dan bulat. 

Dinding selnya juga cenderung tipis dan elastis karena masih muda. 

Selnya memiliki sitoplasma yang padat dan sedikit, vakuola yang kecil, dan plastida yang belum matang. 

Sel-sel penyusun jaringan meristem padat dan tak memiliki banyak ruang di antaranya. Ini dikarenakan sel-sel tersebut masih terus berkembang.

Jenis-Jenis Jaringan Meristem

Jaringan meristem dikelompokkan berdasarkan dua kriteria, yaitu berdasarkan letaknya dan asal jaringan meristem.

1. Jaringan Meristem Berdasarkan Asalnya

  • Promeristem, yaitu jaringan yang telah ada ketika tumbuhan masih dalam tingkat embrio.

Contohnya pada lembaga biji tumbuhan.

Embrio/lembaga punya tiga bagian yaitu:

– Radikula (akar lembaga)

– Kotiledon (daun lembaga)

– Kaulikulus (batang lembaga)

  • Meristem primer, yaitu meristem yang terdiri atas sel yang berasal dari sel-sel embrionik dan sel-sel tersebut selalu aktif melakukan pembelahan. Akibatnya, pertumbuhan menjadi memanjang, seperti meristem ujung akar dan ujung batang. Contoh jaringan meristem primer adalah ujung batang dan ujung akar.
  • Meristem sekunder, yaitu meristem yang berasal dari jaringan dewasa yang berubah menjadi embrional kembali. Contohnya adalah kambium dan kambium gabus.
    Contohnya, kambium dan kambium gabus. Kambium dijumpai di dalam batang dan akar da tumbuhan golongan dikotil dan Gymnospermae, serta beberapa tumbuhan dari golongan monokotil ( Agave,Aloe, Jucca, dan Draceana).  Kambium gabus terdapat pada kulit batang tumbuhan dan dapat membentuk jaringan gabus yang sukar dilalui air.

2. Jaringan Meristem Berdasarkan Letaknya

  • Meristem apikal yang merupakan meristem primer, yaitu jaringan yang terletak pada ujung akar dan ujung batang. Sel-sel meristem ini tumbuh memanjang (vertikal), sehingga memungkinkan akar dan batang tumbuh memanjang.
  • Meristem interkalar, yaitu jaringan meristem yang terletak di bagian pangkal tiap buku pada tumbuhan yang berbuku-buku (rumput-rumputan). Aktivitas meristem ini menyebabkan pertambahan panjang dan diameter ruas batang.
  • Meristem lateral, yaitu jaringan meristem yang terletak sejajar dengan permukaan organ tumbuhan tersebut. Meristem lateral melakukan pertumbuhan sekunder, yakni pertambahan diameter batang karena adanya pembelahan ke arah dalam dan ke arah luar.

Fungsi Jaringan Meristem

Ciri Ciri Jaringan Meristem (Sumber: iStockphoto)

Berdasarkan ciri-ciri jaringan meristem yang telah disebutkan sebelumnya, kamu bisa mengetahui fungsi dari jaringan meristem ini. Fungsi jaringan meristem di antaranya adalah:

– Menambah tinggi dan panjang tumbuhan

– Memperbesar dan melebarkan batang

– Menyimpan cadangan makanan

– Pada akar membantu mencari nutrisi

– Membentuk cabang

Letak Jaringan Maristem

Perbedaan Jaringan Meristem dan Jaringan Dewasa

Meristem adalah jaringan yang sel-selnya mampu membelah diri dengan cara mitosis secara terus menerus (bersifat embrional) untuk menambah jumlah sel-sel tubuh pada tumbuhan. Meristem terdapat pada bagian-bagian tertentu saja pada tumbuhan.

Jika Jaringan permanen atau dewasa adalah jaringan yang bersifat non meristematik yang sel-selnya tidak melakukan defrensiasi dan specialisasi lagi atau tidak mempunyai kemampuan totipotensi . Kemampuan totipotensi adalah kemampuan jaringan yang sel selnya bisa cleavage /membelah , berdefrensiasi-specialisasi membentuk sel yang berbeda dari yang sebelumnya.

Nah itu adalah penjelasan dari pengertian, ciri-ciri, jenis, fungsi, letak, dan contohnya, serta perbedaan dari jaringan meristem dan jaringan dewasa.


Bantuin Share Yuk!