Perbedaan Jaringan Meristem dan Jaringan Dewasa

Bantuin Share Yuk!

Tahukah Anda bahwa jaringan yang ada pada tumbuhan cenderung lebih homogen dibanding jaringan yang ada pada hewan. Meski demikian, jaringan yang ada pada tumbuhan tetap senantiasa berfungsi untuk membentuk sel baru seperti halnya jaringan meristem dan jaringan dewasa. Tahukah Anda bahwa terdapat perbedaan jaringan meristem dan jaringan dewasa yang di antaranya ialah sebagai berikut.

Perbedaan Jaringan Meristem dan Jaringan Dewasa
Perbedaan Jaringan Meristem dan Jaringan Dewasa

Perbedaan Jaringan Meristem dan Jaringan Dewasa

Pada dunia tumbuhan, terdapat dua jenis jaringan yang bisa Anda temukan dengan mudah yakni jaringan meristem dan jaringan dewasa. Jaringan meristem merupakan jaringan muda, belum matang serta tidak bisa berdiferensiasi secara kontinyu selama tumbuhan tersebut hidup.

Sedangkan jaringan dewasa atau yang lebih familiar dengan sebutan jaringan permanen adalah jaringan tumbuhan yang sudah menyelesaikan pertumbuhan, diferensiasinya serta sudah tidak mampu lagi membelah diri. Kedua jaringan ini memiliki perbedaan yang signifikan yang di antaranya sebagai berikut.

Baca Juga :  Sistem Organ Echinodermata

1. Fungsi

Berdasarkan fungsinya, jaringan meristem mampu senantiasa membelah diri serta memiliki tanggung jawab penuh dalam urusan pertumbuhan suatu tumbuhan. Sedangkan jaringan dewasa tidak dapat membelah diri dan hanya berfungsi sebagai jaringan konduktif, suprotif dan pelindung saja.

2. Perbedaan sel

Pada jaringan meristematik terdiri atas berbagai sel yang tidak bisa berdiferensiasi. Sementara itu, jaringan dewasa terdiri dari berbagai sel yang telah berdiferensiasi maupun yang tidak bisa berdiferensiasi.

3. Pembelahan sel

Perbedaan jaringan meristem dan jaringan dewasa juga dapat Anda lihat berdasarkan pembelahan sel. Jaringan meristematik akan senantiasa melakukan pembelahan sel secara cepat, sedangkan jaringan permanen sudah kehilangan kemampuan untuk melakukan pembelahan sel.

Baca Juga :  Perbedaan Xilem dan Floem

4. Kompleksitas

Perbedaan jaringan permanen dan meristematik juga begitu kentara dari sisi kompleksitas. Jaringan meristematik cenderung lebih sederhana karena terdiri atas satu sel saja. Lain dengan jaringan permanen yang lebih bervariasi karena merupakan perpaduan atau kombinasi dari jaringan yang kompleks maupun jaringan sederhana.

5. Kehidupan sel

Semua sel yang terdapat pada jaringan meristematik adalah sel yang hidup. Tidak demikian dengan jaringan permanen, yang mana terdiri atas kombinasi sel hidup yakni parenkim dan klorenkim serta sel tidak hidup yaitu sklerenkim.

6. Ruang antar sel

Pada jaringan meristematik, sel-sel penyusunnya tidak memiliki ruang antar sel. Berbeda dari itu, jaringan dewasa memiliki ruang antar sel yakni ruang yang longgar pada parenkim dan klorenkim serta ruang yang padat pada sklerenkim.

7. Vakuola

Perbedaan jaringan meristem dengan jaringan dewasa lainnya ialah pada vakuola. Jaringan meristematik tidak memiliki vakuola. Lain halnya dengan jaringan tersebut, jaringan permanen memiliki vakuola serta sel-sel mati tanpa protoplasma.

Baca Juga :  Fungsi Tulang Atas

8. Dinding sel

Meristematik mempunyai dinding sel yang sangat tipis karena hanya memiliki selulosa. Berbeda darinya, jaringan permanen memiliki dinding sel yang cukup tebal karena memiliki selulosa maupun lignifikasi.

9. Lubang

Jika dilihat dari segi lubang yang dimiliki, jaringan permanen memiliki lebih banyak tipe lubang dibanding jaringan meristematik. Jaringan meristematik hanya memiliki bidang lubang primer saja.

10. Cadangan makanan

Jaringan permanen atau dewasa menyimpan cadangan makanan dalam bentuk pati. Sementara itu, jaringan meristematik tidak mempunyai cadangan makanan.

11. Perbedaan jenis

Jaringan meristematik terdiri atas apikal, interkalar dan lateral. Sementara itu, jaringan permanen terdiri atas parenkim, kolenkim, sklerenkim, xylem, floem serta jaringan sekretori lainnya.

Baca Juga :  Fungsi Tulang Telapak Kaki

Beberapa perbedaan jaringan meristem dan jaringan dewasa tersebut kiranya dapat memberikan manfaat bagi Anda, terutama yang sedang mempelajari lebih lanjut ilmu biologi kajian dunia tumbuhan. Perbedaan-perbedaan tersebut kiranya dapat menambah informasi maupun pengetahuan bagi Anda.

Baca artikel lainnya yang berkaitan :
Xilem tersusun dari trakhea, trakheid, serabut xylem, parenkim xylem berfungsi untuk membawa air dan mineral dari akar ke daun. Floem tersusun dari sel tapis, sel pengiring, serabut floem dan parenkim…


Bantuin Share Yuk!

Tinggalkan Balasan