Xilem dan Floem

6 min read

Xilem dan Floem
Bantuin Share Yuk!

Xilem dan Floem – Jaringan pengangkut pada tumbuhan terdiri dari xilem dan floem. Xilem atau jaringan pembuluh kayu dan floem atau jaringan pembuluh tapis.

Pengertian Xilem dan Floem

Definisi Xilem

Xilem adalah jaringan pengangkut, yang tersusun dari jaringan yang sangat komplek dan terdiri dari beberapa tipe sel. trakea dan trakeid adalah jaringan penyusun utama dari xylem.

Sel sel tersebut berfungsi sebagai pengangkut air dan zat zat yang terlarut didalamnya dari akar menuju daun.

Trakeid adalah sel-sel tabung berdinding tebal. Beda dengan trakea ada pada ukurannya, yang mana sel-sel trakea lebih pendek dan mempunyai bentuk lebih lebar daripada trakeid, sehingga air lebih banyak yang melalui trakeid. Trakea juga mempunyai ujung yang rata. Ujung dinding sel trakea akan larut sampai menyebabkan isi sitoplasma juga ikut mati saat matang.

Sehingga bila pembuluh mati saling terhubung, akan menjadi tempat mengalirnya air ataupun mineral.

Definisi Floem

Floem adalah jaringan pengangkut yang berfungsi mengantarkan kasil fotosintesis keseluruh bagian tumbuhan. Floem biasanya disebut sebagai pembuluh tapis, karena ada sel sel tapis yang mirip dengan saringan. Pada batang tumbuhan dikotil, floem ada di sebelah luar dari xylem.

Ciri – Ciri Xilem dan Floem

Ciri-Ciri Jaringan Floem

  1. Dinding sel melintang dan berpori
  2. Terdiri dari sel hidup dan mati
  3. Mempunyai sel hidup dan tidak berinti
  4. Tersusun atas sel tapis (sel mati)
  5. Tersusun atasi sel pengiring (sel hidup)
  6. Tersusun atas parenkim, serabut dan sklereid
  7. Dinding selnya terbuat dari lignin yang padat.

Ciri-Ciri Jaringan Xilem

  1. Dinding selnya tebal
  2. Selnya bertipe trankeid
  3. Terdapat kandungan lignin didalamnya
  4. Tersusun atas berbagai jenis sel
  5. Penyusun selnya sudah mati
  6. Terdiri dari trakea, serabut xilem, trakeid, dan parenkim kayu.

Fungsi Xilem dan Floem

  • Xilem

Xilem berfungsi pun sebagai tempat untuk mengangkut air dan zat mineral mulai dari akar sampai melewati bagian daun. Susunan xilem tersebut adalah sebuah jaringan pengangkut komplek, terdiri dari berbagai macam bentuk sel.

Di samping itu, sel-selnya itu ada yang sudah mati dan yang masih tetap hidup, tapi pada umumnya sel yang akan menyusun xilem sendiri sudah mati beserta membran sel yang lebih tebal serta akan mempunyai kandungan lignin.

  • Floem

Unsur-unsur utama dari xilem adalah Trakeid, Trakea, & Parenkim Xilem. Trakeid sendiri terdiri atas susunan sel-sel sempit, dimana penebalan-penebalan dalam dindingnya akan berlangsung menjadi lebih tebal kalau dibandingkan yang sudah terjadi dalam trakea. Sel-sel pada trakea itu sendiri akan kebanyakan terjadinya penebalan sekunder,yang dimana lumen selnya tidak mempunyai kandungan protoplas lagi.

Baca Juga :
Pengertian Echinodermata

Sementara itu trakea sendiri adalah komponen pembuluh yang terdiri atas sel-sel yang berbentuk silinder dimana setelah dewasa pun akan mati dengan ujungnya semakin ber 1 untuk membentuk tabung penghantar untuk air yang bersel banyak yang dinamakan juga sebagai pembuluh.

Sedangkan Parenkim Xilem sendiri umumnya tersusun dari sel-sel hidup Biasanya dijumpai dalam xilem sekunder atau primer. Xilem sekunder sendiri sudah ditemukan 2 macam parenkim, yaitu parenkim jari-jari empulur & parenkim kayu.

Struktur Xilem dan Floem

Struktur Xilem

  1. Seperti dijelaskan sebelumnya, xilem bertanggung jawab menjaga tanaman tetap mendapatkan air. Xilem akan membawa air bergerak keatas menuju daun dan oleh karena itu, pergerakan xilem harus mampu melawan gaya grafitasi, terutama pada pohon-pohon yang tinggi.
  2. Jaringan xilem tanaman umumnya dibentuk oleh dua jenis sel yang berbeda. Pada tanaman gymnospermae, pakis dan likofit, jaringan xilemnya umumnya dibentuk oleh sel-sel trakeid. Sedangkan, xilem pada hampir semua tanaman angiospermae dibentuk oleh sel-sel elemen pembuluh.
  3. Sel-sel xilem bersifat mati, memanjang dan berlubang. Sel-se xilem tersusun atas sel-sel sekunder.
  4. Trakeid merupakan sel tipis yang memanjang dan satu sama lain terhubung melalui ujung selnya yang meruncing. Setiap sel terletak berdampingan dan memiliki lubang yang memungkinkan air untuk mengalir dari sel ke sel.
  5. Dinding sel sekunder trakeid mengandung lignin, sehingga membuatnya keras an kaku. Lignin pada trakeid menambah dukungan struktural pada xilem dan seluruh tanaman.
  6. Sel elemen pembuluh lebih pendek tetapi lebih lebar dibandingkan trakeid. Sel-sel ini juga saling terhubung satu dengan yang lain.
  7. Di ujung sel terdapat sejumlah lubang sehingga memungkinkan air untuk mengalir dari satu sel ke sel yang lainnya.

Struktur Floem

  1. Proses fotosintesis terjadi di daun menghasilkan makanan seperti gula, senyawa-senyawa organik dan mineral. Bahan makanan ini harus disebarkan ke seluruh bagian tumbuhan. Untuk itu, jaringan yang bertanggung jawab menjalankan fungsi ini isebut dengan floem.
  2. Zat-zat makanan dipindahkan melalui proses difusi iantara sel-sel floem dan dibantu oleh gaya grafitasi.
  3. Jaringan floem dibentuk oleh sel – sel “sieve-tube members” dan sel-sel pendamping.
  4. Sieve-tube members merupakan sel hidup yang membentuk rantai sepanjang tubuh tanaman. Sel sieve-tube members tanaman Angiospermae memiliki ujung yang keropos yang memungkinkan nutrisi berdifusi dengan mudah dari satu sel ke sel lainnya.
  5. Sel-sel sieve-tube members tidak memiliki inti sel, ribosom an vakuola.
  6. Sel-sel Pendamping terletak berdampingan dengan sel sieve-tube members dan dihubungkan oleh sejumlah saluran yang isebut dengan “plasmodesmata”. Sel pendamping memiliki semua organel sel sehingga berfungsi untuk menyediakan nutrisi baik untuk dirinya sendiri maupun sel-sel sieve-tube members.

Letak Xilem dan Floem

Letak Xylem dan Floem adalah pada akar dan batang Pada tumbuhan monokotil, berkas pengangkutnya tersebut kolateral tertutup yang akan ditutup oleh sklerenkin dan bersifat menyeluruh. Dan pada mikroskop, akan kelihatan jika xilem itu bentuknya bulat besar, sementara floemnya itu yang kecil di sekeliling xilem.

Di dalam tumbuhan dikotil jelas terlihat perbedaannya antara floem dan juga xylem yang akan dipisahkan oleh kambium, serta berkas pengangkutnya kolateral terbuka dimana xilem tersebut ada di dalam kambium, dekat dengan empulur sementara floem ada di luar kambium.

Baca Juga :
Sistem Organ Echinodermata

Proses Xilem dan Floem

  • Transfortasi Ekstravaskuler

Transfortasi ekstravaskuler adalah pengangkutan air dan mineral yang berbentuk horizontal, pengangkutan tersebut berjalan dari sel ke sel dengan arah mendatar tanpa lewat xylem.

Dalam akar, pengangkutan air dan mineral berawal dari bulu akar ke epidermis,korteks, endodermis, silinder pusat (stele) serta berakhir di xylem. Pengangkutan ekstravaskuler terjadi dengan cara apoplas dan simplas.

Apoplas adalah pergerakan air dan mineral lewat ruang antar sel sementara pergerakan air dan mineral secara simplas melewati sel-sel akar lewat plasmodesmata. Air dan garam mineral yang diangkut lewat jalur simplas, bisa mencapai silinder pusat dan masuk ke xylem, tapi pengangkutan air melalui sistem apoplas tidak bisa masuk ke pusat silinder.

Hal tersebut disebabkan karena endodermis akar diselubungi dengan pita kaspari yang menghalangi air serta mineral masuk ke silinder pusat.

Dengan begitu pengangkutan air dan garam mineral yang semula melewati jalut apoplas, akan berpindah ke jalur siplas agar bisa melewati endodermis.

  • Transfortasi Intravaskuler

Setelah air dan garam mineral di angkut secara ektravaskuler sampai mencapai xilem, maka pengangkutan air dan mineral selanjutnya dengan mememakai pengangkutan intravaskuler oleh xylem. Ada beberapa factor yang menyebabkan terjadinya proses pengangkutan air dan mineral dari akar sampai kedaun.

Xilem dan Floem Daun

1) Proses fotosintesis yang terjadi di daun membutuhkan banyak air yang harus diangkut oleh Xilem. Setelah proses fotosintesis selesai, dihasilkan juga banyak bahan makanan yang harus disebarkan floem ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.

2) Oleh karena itu, di daun harus terdapat jaringan pengangkut xilem dan floem. Kedua jaringan pengangkut ini masuk ke daun melalui tangkai daun.

3) Kemudian, jaringan pembuluh akan bercabang di dalam daun dengan tujuan untuk meratakan penyebaran air dan memudahkan untuk mengumpulkan bahan makanan yang dihasilkan melalui proses fotosintesis.

4) Selain fungsi diatas, xilem dan floem juga memberikan ukungan struktural pada daun.

Xilem dan Floem Batang

1) Di dalam batang, xilem dan floem terdapat disepanjang batang dan dalam bentuk satu jaringan pembuluh.

2) Pada tumbuhan dikotil, setiap jaringan pembuluh yang terdapat di batang tersusun membentuk cincin yang mengelilingi batang.

3) Biasanya, xilem terdapat di bagian dalam batang an floem ada i bagian luar batang.

4) Pada tanaman monokotil, jaringan pembuluhnya tersebar secara acak dan tidak membentuk cincin yang mengelilingi batang.

Xilem dan Floem Akar

1) Xilem dan floem tumbuh dibagian tengah akar yang disebut dengan stele.

2) Pada akar tanaman dikotil, xilem biasanya tumbuh membentuk persilangan sel sepanjang akar. Sementara floem akan tumbuh diantara ruang yang diciptakan oleh persilangan xilem.

3) Pada akar tumbuhan monokotil, stelenya tersusun atas empulur. Floem dan xilemnya tumbuh membentuk pola lingkaran yang samar di dalam empulur stele. Floem dan xilem tumbuh di lapisan luar empulur dimana sel-sel floem berada di luar sel-sel xilem.

Perbedaan Xilem dan Floem

PerbedaanXilemFloem
Arti kata Berarti kayu atau woodBerarti kulit kayu atau bark
Jenis selDominasi oleh sel matiDominasi oleh sel hidup
Macam selTrakeid, trakea, parenkim xilem, sklerenkima xilem, serat xilemSel tapis (sieve), sel pendamping, serat tapis, sel albumin, parenkim floem
Fungsi Mengangkut air dan unsur hara Mengangkut hasil fotosintesis
Ukuran SelSel utama xilem lebih panjang dan lebih kecil diameternyaSel utama floem lebih besar dan lebih pendek
Jumlah jaringanLebih banyak Lebih sedikit
Arah pergerakanUnidireksionalBidireksional
Mekanisme transporTegangan kohesi dan adhesi Transpor aktif dan osmosis
Ketebalan Dinding selDinding sel tebal dan mengandung ligninDinding sel tipis
Pertemuan SelDinding sel hilang pada pertemuan sel sehingga sel bersatuDinding sel ada dan ada lubang perforasi
Pengangkutan ProteinTidakYa
Pengangkutan hormonYaYa
Pengangkutan RNAtidakya

Cara Kerja Xilem dan Floem

Bagaimana cara kerja xilem dan floem ?

Baca Juga :
Ciri - Ciri Echinodermata

Xilem dan floem sendiri adalah dua jaringan berbeda yang memiliki fungsinya masing-masing. Xilem berperan sebagai pengangkut air dan zat hara dari akar menuju daun. Sedangkan floem merupakan jaringan pengangkut untuk menyalurkan hasil fotosintesis ke seluruh bagian tumbuhan.

Kultur Jaringan Tumbuhan

Kultur jaringan tanaman (mikropropagasi) merupakan teknik perbanyakan (propagasi) tumbuhan secara vegetatif dengan memanipulasi jaringan somatik dengan menumbuh kembangkan bagian tanaman, baik berupa sel, jaringan atau organ dalam kondisi aseptik secara in vitro. Teknik kultur jaringan dicirikan dengan kondisi yang aseptik atau steril dari segala macam bentuk kontaminan, menggunakan media kultur yang memiliki kandungan nutrisi yang lengkap dan menggunakan ZPT (zat pengatur tumbuh), serta kondisi ruang tempat pelaksanaan kultur jaringan diatur suhu dan pencahayaannya.

Kultur Jaringan membudidayakan jaringan tanaman menjadi tanaman baru yang mempunyai sifat sama dengan induknya. Teori yang menjadi dasar kultur jaringan adalah teori totipotensi sel, yang ditulis oleh Schleiden dan Schwann, bahwa bagian tanaman yang hidup mempunyai totipotensi, jika dibudidayakan di lingkungan yang sesuai, dapat tumbuh menjadi tanaman yang sempurna. Tanaman dapat diperbanyak dengan dua cara, yaitu :

1. seksual (generatif), dengan biji

2. aseksual (vegetatif), dengan bagian dari tanaman selain biji

Kultur Jaringan sering dilakukan pada tanaman-tanaman yang mempunyai kendala dimana perbanyakan generatif tidak mungkin dapat dilakukan, sehingga perbanyakan vegetatif merupakan alternatifnya.

Misal :

1. sangat sedikit atau tidak ada biji yang dihasilkan

2. tidak mempunyai endosperm (pada biji anggrek)

Apa tujuan dan manfaat dari kultur jaringan? Tujuan dari kultur jaringan adalah sebagai berikut :

  • Kultur jaringan dapat memperbanyak tanaman dengan sifat seperti induknya, pembiakan ini termasuk pembiakan secara vegetatif, yaitu individu baru terjadi dari bagian tubuh suatu induk. Oleh karena itu, individu yang baru terbentuk mempunyai sifat yang sama dengan induknya.
  • Perbanyakan tanaman dengan teknik ini membuat tanaman bebas dari penyakit karena dilakukan secara aseptik.
  • Penggunaan metode ini sangat ekonomis dan komersial karena bahan tanaman awal yang diperlukan hanya sedikit atau satu bagian kecil yang menghasilkan turunan dalam jumlah besar, sehingga penyediaan bibit dalam jumlah yang besar tidak memerlukan banyak tanaman induk.

Untuk lengkapnya anda bisa klik di: Kultur Jaringan Tumbuhan

Pertumbuhan Primer dan Sekunder

Salah satu ciri makhluk hidup yaitu tumbuh dan berkembang. Tumbuh dan berkembang ini terjadi pada tumbuhan. Pertumbuhan pada tumbuhan ditandai dengan bertambahnya massa, tinggi, hingga volume. Pertumbuhan ini, dimulai dari biji hingga tumbuhan bertambah tinggi dan bertambah diameter batangnya (hanya pada jenis tumbuhan tertentu). Hal itu, melibatkan pertumbuhan primer dan sekunder.

Selain itu, tumbuhan akan mengalami perkembangan. Perkembangan pada tumbuhan merupakan proses menuju kedewasaan, sehingga tumbuhan tersebut memiliki kemampuan untuk menghasilkan keturunan. Perkembangan pada tumbuhan ini ditandai dengan pembentukan bunga dan buah.

Untuk lebih lengkapnya, anda bisa lihat di: Pertumbuhan Primer dan Sekunder

Perbedaan Pertumbuhan Primer dan Sekunder

PerbedaanPertumbuhan PrimerPertumbuhan Sekunder
AktivitasMeristem apikalMeristem lateral
Terjadi di tumbuhanSemua jenis tumbuhanHanya terjadi pada tumbuhan Gymnospermae dan Angiospermae
Hasil pertumbuhanTumbuhan menjadi lebih tinggiBertambahnya diameter batang
Jaringan yang terbentukEpidermis, korteks, empulur, xilem, floem dan sklerenkimFloem sekunder, xilem sekunder, felem, feloderm

Meristem Apikal

Jaringan meristem adalah jaringan tanaman yang memungkinkan tanaman untuk tumbuh. Pada jaringan meristem, sel-sel terus membelah secara mitosis dan menyebabkan tanaman tumbuh.

Untul selengkapnya, anda bisa lihat di: Meristem Apikal

Nah itulah pengertian, fungsi, struktur, ciri-ciri, dan Letak Xilem dan Floem. Semoga membantu!


Bantuin Share Yuk!

Bagian Bagian Akar

Febby Setiandini
4 min read

Jaringan Gabus

Febby Setiandini
2 min read

Jaringan Meristem

Febby Setiandini
2 min read